spot_img

Pemilik Lahan Mangan di TTS Tolak PT SMR

Date:

Share:

Kupang, seputarntt.com – Sejumlah pemilik lahan di Desa Supul, Noebesa dna Tubumonas, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT) menolak operasi tambang PT Doe Makmur Resources (SMR) di daerah itu. Pasalnya, pemilik baru PT SMR, Elsa menolak kesepakatan penyewaan lahan dengan warga.

“Kami menolak ibu Elsa di Desa kami untuk menambang mangan di lahan kami,” kata salah satu pemilik lahan, Jonatan Nubatonis kepada wartawan, Sabtu, 8 November 2014. Menurut dia, berdasarkan kesepakatan dengan PT SMR, sebelumnya yang dikelola Dodi Hendra Wijaya, pemilik lahan mendapatkan setengah dari harga jual batu mangan per kilogram (kg) atau sebesar Rp400.

“Kami mendapat Rp200 per kg mangan yang dijual, sehingga menguntungkan pihak perusahaan dan pemilik lahan,” katanya.

Namun dalam perjalanan, Dodi Hendra Wijaya menjual PT SMR itu ke Adi Saputra yan g selanjutnya dijual lagi ke PT Beringin Jaya Abadi milik Elsa yang diketahui bersuamikan warga negara Australia. Datangnya Elsa ini dinilai sangat merugikan pemilik lahan, karena kesepakatan yang ada dirubah secara sepihak oleh Elsa.

Elsa, menurut dia, enggan menggunakan sistem penjualan per kg yang dibagi dua. Elsa merubah sistem itu dengan penyewaan lahan. Dimana, per hektare (ha) lahan yang digarap hanya dibayar Rp100 ribu. “Jika miliki dua sampai tiga ha lahan, maka nilainya akan terus turun hingga Rp50 ribu per ha,” katanya.

Untuk diketahui satu ha lahan yang diolah bisa menghasilkan 300 ton mangan, dan sebulan bisa menghasilkan sedikitnya 400 ribu ton mangan yang dijual dengan nilai mencapai Rp1,2 miliar. “Hasilnya yang akan diterima Elsa, sedangkan warga hanya mendapatkan Rp100 ribu per bulannya,” kata mantan anggota DPD RI itu.

Karena itu, dia meminta pemerintah NTT untuk menghentikan sementara pengoperasian PT SMR yang dikelola Elsa. Sementara Elsa yang dihubungi wartawan enggan menerima telepon. Bahkan pesan singkat pun tak terbalaskan.

Komentar Anda?

Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

━ Kabar Lainnya

126 Pelajar Ikut Keuaraan Atletik Walikota Cup 2026

Kupang, seputar-ntt.com - Sebanyak 126 pelajar dari 52 sekolah mengikuti Kejuaraan Atletik Walikota Cup 2026 yang berlangsung selama dua hari, yakni pada 30-31 Oktober...

Wakil Walikota Bidik Talenta Terbaik NTT, Pelatih Timnas Futsal Putri Turun Langsung di Kota Kupang

Kupang, seputarntt.com - Peluang atlet futsal putri Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya Kota Kupang, untuk menembus Tim Nasional (Timnas) Futsal Putri Indonesia terbuka melalui...

Wakil Wali Kota Kupang Dorong Pembinaan Atlet Silat Berkelanjutan di Tengah Keterbatasan Anggaran

Kupang, seputarntt.com - Pemerintah Kota Kupang bersama Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Kupang mencari solusi agar pembinaan atlet pencak silat tetap berjalan di...

Pemkot Kupang Satukan Kontingen POPDA VIII NTT, Bidik Prestasi PON 2028

Kupang, seputarntt.com - Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) VIII Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2026 bukan sekadar ajang perebutan medali, tetapi juga momentum memperkuat...

Wakil Wali Kota Kupang Hadiri HUT ke-3 SMP IL Kapten,  Dorong Kolaborasi Cetak Generasi Unggul

Kupang, seputarntt.com - Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak cukup diukur dari nilai akademik, tetapi juga...