spot_img

Pemkot Bentuk Tim Investigasi Kasus ASN Bentak Wakil Wali Kota

Date:

Share:

Kupang, seputarntt.com – Pemerintah Kota Kupang (Pemkot), akan membentuk Tim Khusus untuk melakukan Pemeriksaan terhadap dua Anggota Aparatur Sipil Negara (ASN), yang melakukan keributan di ruangan Wakil Walikota Kupang yang videonya sempat viral di media sosial pada Kamis, (3/11/2017) lalu. Tim Khusus ini terdiri dari Badan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Badan Inspektorat Kota Kupang. Tim Khusus ini akan bertugas melakukan investigasi terhadap persoalan tersebut. “Saya sudah diperintahkan oleh Pak Wali untuk membentuk tim Khusus ini, mereka akan melakukan pemeriksaa terhdap dua ASN yang melajukan keributan di Ruangan Wawali bebrrapa hari lalu,” ujar Sekertaris Daerah (Sekda), Kota Kupang, Bernadus Benu, kepada wartawan di ruangan kerjanya, Senin, (6/11/2017). Dikatakannnya, mulai hari ini, Pemkot akan mengeluarkan surat pembentukan Tim khusus tersebut dan langsung diberikan kewenangan untuk melakukan pemeriksaan mendalam terhadap ASN itu. Benu mengatakan, Tim Khusus ini akan diberikan waktu satu minggu dalam melaksankan pemeriksaan. Hasil dari Pemeriksaan itu, selanjutnya akan diserahkan kepada Walikota Kupang, Jefri Riwu Kore untuk kemudian diambil keputusan. “Tim Khusus ini hanya mempunyai wewenang untuk melakukan pemeriksaan, keputusan terakhir ada ditangan Walikota selaku pembina ASN di Kota Kupang,” sebutnya. Disinggung mengenai langkah hukum yang akan diambil, Benu mengatakan, hal itu diluar kewenangannnya sebagai Sekretaris Daerah. Sementara, mengenai sanksi yang akan diberikan apabila terbukti melanggar etika atau aturan, Benu menegaskan dirinya belum bisa berkomentar lebih jauh, sembari menunggu hasil pemeriksaan yang dilkakukan Tim Khusus. “Tim dari inspekrotrat dan BKD ini kan tim yang profesional, maka Saya tidak boleh mendahului pemeriksaan yang dilakukan oleh mereka, nanti selesai pemeriksaan baru kita mulai bicara,” ujar Benu. Lebih jauh, Benu mengatakan, agar peristiwa seperti ini tidak terulang lagi dihari-hai berkutnya, Pemkot akan meperketat pengawasan dilingkungan Pemkot Kupang, terutama kepada Walikota dan Wakil Walikota Kupang. “Peristiwa kemarin itu memang satu hal yang harus kita waspadai, karena setiap waktu, hal yang kita tidak inginkan bisa saja terjadi,” ujarnya. (riflan hayon)

Komentar Anda?

Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

━ Kabar Lainnya

126 Pelajar Ikut Keuaraan Atletik Walikota Cup 2026

Kupang, seputar-ntt.com - Sebanyak 126 pelajar dari 52 sekolah mengikuti Kejuaraan Atletik Walikota Cup 2026 yang berlangsung selama dua hari, yakni pada 30-31 Oktober...

Wakil Walikota Bidik Talenta Terbaik NTT, Pelatih Timnas Futsal Putri Turun Langsung di Kota Kupang

Kupang, seputarntt.com - Peluang atlet futsal putri Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya Kota Kupang, untuk menembus Tim Nasional (Timnas) Futsal Putri Indonesia terbuka melalui...

Wakil Wali Kota Kupang Dorong Pembinaan Atlet Silat Berkelanjutan di Tengah Keterbatasan Anggaran

Kupang, seputarntt.com - Pemerintah Kota Kupang bersama Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Kupang mencari solusi agar pembinaan atlet pencak silat tetap berjalan di...

Pemkot Kupang Satukan Kontingen POPDA VIII NTT, Bidik Prestasi PON 2028

Kupang, seputarntt.com - Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) VIII Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2026 bukan sekadar ajang perebutan medali, tetapi juga momentum memperkuat...

Wakil Wali Kota Kupang Hadiri HUT ke-3 SMP IL Kapten,  Dorong Kolaborasi Cetak Generasi Unggul

Kupang, seputarntt.com - Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak cukup diukur dari nilai akademik, tetapi juga...