spot_img

Pemkot Kupang Akan Kaji Tarif Taxi Online

Date:

Share:

Kupang, Seputar-ntt.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang akan mengkaji tarif angkutan online yang beroperasi di wilayah kota Kupang. Pasalnya, selama ini masyarakat mengeluh dengan angkutan online Gogo Taxi dan Timor Travel sering membulatkan harga kepada penumpang.

“Kita harus tegas, kalau ada keluhan masyarakat dan sering begitu. Kita cabut izinnya. Cabut izinnya. Nga ada model – model begitu,”Kata wali kota Jefri menjawab pertanyaan wartawan usai memberikan arahan pada acara Sosialisasi bantuan sosial pangan kota Kupang tahun 2018, Rabu (23/1/2018) di hotel On The Rock Kupang.

Sebelum penerapan sanksi, tambah Jefri, dilakukan pemeriksaan dan peringatan. Apabila terbukti maka sanksi harus dijatuhkan sesuai hukum yang berlaku. Dia meminta para pelaku usaha untuk selalu mentaati peraturan yang berlaku sehingga tidak menimbulkan masalah dikemudian hari.

“Harus ada peringatan juga. Jangan sampai sepihak to. Harus ada pemerikasaan terhadap Taxi. Kalau ada pengeluhan ke kami. Kami akan follow up langsung. Kami akan bilang, itu diperiksa secara hukum. Kalau memang ada kesalahan kasi peringatan satu, kedua dan tiga. Kita tidak semena – mena. Namanya orang punya hidup. Jangan juga karena laporan satu dua orang lalu kita tutup,”Ujarnya.

Ma Ina, warga kota Kupang yang pernah menggunakan jasa angkutan Gogo Taxi mengaku pelayanan yang didapat cukup baik dari pada taxi lainnya. Dia menambahkan bahwa sebelum numpang dirinya sudah menanyakan harga terlebih dahulu.

“Saya pernah naik, dari Pulau Indah ke Maulafa, bayar Rp 20.000. Baguslah, murah ketimbang ojek, otonya juga bersih,”katanya.

Berbeda, Yeni salah satu ibu rumah tangga mengaku saat dirinya membayar dengan harga yang sudah dibulatkan. Kata dia, harusnya dia membayar Rp45.000. Namun diminta Rp50.000 dan tidak ada kembalian. Dia berharap pemerintah segera menata pengaturan tarif.

“Taxi dong sering kasi bulat harga. Misal, kita bayar Rp23.000 tetapi bayar Rp.25.000. Kaya begitu,”ujarnya. (Pelipus Libu Heo).

Komentar Anda?

Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

━ Kabar Lainnya

126 Pelajar Ikut Keuaraan Atletik Walikota Cup 2026

Kupang, seputar-ntt.com - Sebanyak 126 pelajar dari 52 sekolah mengikuti Kejuaraan Atletik Walikota Cup 2026 yang berlangsung selama dua hari, yakni pada 30-31 Oktober...

Wakil Walikota Bidik Talenta Terbaik NTT, Pelatih Timnas Futsal Putri Turun Langsung di Kota Kupang

Kupang, seputarntt.com - Peluang atlet futsal putri Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya Kota Kupang, untuk menembus Tim Nasional (Timnas) Futsal Putri Indonesia terbuka melalui...

Wakil Wali Kota Kupang Dorong Pembinaan Atlet Silat Berkelanjutan di Tengah Keterbatasan Anggaran

Kupang, seputarntt.com - Pemerintah Kota Kupang bersama Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Kupang mencari solusi agar pembinaan atlet pencak silat tetap berjalan di...

Pemkot Kupang Satukan Kontingen POPDA VIII NTT, Bidik Prestasi PON 2028

Kupang, seputarntt.com - Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) VIII Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2026 bukan sekadar ajang perebutan medali, tetapi juga momentum memperkuat...

Wakil Wali Kota Kupang Hadiri HUT ke-3 SMP IL Kapten,  Dorong Kolaborasi Cetak Generasi Unggul

Kupang, seputarntt.com - Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak cukup diukur dari nilai akademik, tetapi juga...