spot_img

Penelitian Gelatin Dapat Hasilkan Kelayakan Usaha

Date:

Share:

Kupang, seputarntt.com – Melalui sebuah penelitian yang serius, Gelatin diharapkan dapat menghasilkan suatu kelayakan usaha atau industri di Provinsi NTT.

Hal ini diungkapkan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Provinsi NTT, Thomas Bangke saat membuka Seminar Hasil Studi Kelayakan Industri Gelatin Berbahan Dasar Ikan Tuna, Rabu (6/12/2017), di Hotel T-More Kupang.

Dikatakan Thomas Bangke, pada tahun 2016 telah dilakukan penelitian terkait dengan ekstraksi Gelatin dari tulang ikan tuna, dengan menggunakan Asam Nira Lontar.

“Dari hasil penelitian ini, terbukti kalau limbah tulang ikan tuna berhasil diolah lebih lanjut menjadi produk yang mempunyai nilai ekonomis, yakni Gelatin dengan menggunakan perendamannya bahan local, yaitu Asam Nira Lontar,” urai Thomas Bangke.

Diakuinya, Provinsi NTT memiliki potensi produksi ikan tuna dan potensi Asam Nira dari pohon lontar, yang dapat dioptimalkan untuk pembuatan Gelatin, sehingga dapat menghasilkan produk yang memberikan nilai tambah bagi daerah dan masyarakat.

Menurut Thomas Bangke, sebagai kelanjutannya, dilakukan penelitian tentang Studi Kelayakan Industri Gelatin Berbahan Dasar Ikan Tuna di Provinsi NTT tahun 2017 ini.

“Untuk itu, kami  berharap dengan hasil penelitian ini dapat menghasilkan suatu kelayakan usaha atau industry Gelatin di NTT, sebagai potensi dan peluang yang dapat dikembangkan oleh Pemprov dan Kabupaten/Kota bersama para investor,” tutur Thomas Bangke.

Pihaknya juga berharap, adanya partisipasi dan kontribusi pemikiran dari peserta seminar, untuk mengoreksi dan memberikan masukan terhadap hasil dari penelitian ini,” harap Thomas Bangke.

Lebih lanjut dikatakan, hasil penelitian ini akan dapat memberikan asas manfaat lebih bagi daerah dan masyarakat NTT.

Pada kesempatan yang sama, Kabid  Ekonomi dan Pembangunan Balitbangda NTT. Nixon Balukh   menegaskan, setelah seminar hari ini, yang jelas peneliti dan bidang teknis akan melakukan perbaikan-perbaikan terkait dengan usul saran yang disampaikan peserta seminar.

“Nanti laporan akhirnya itu untuk kepentingan berbagai pihak terkait, akan kita susun dalam bentuk policy print atau kertas kebijakan. Itu akan disampaikan kepada gubernur dan berbagai pihak terkait, bahwa dari Litbang NTT ada hasil penelitian yang seperti ini, yang diharapkan policy akan memberikan bahan untuk direspon,” harap Nixon

Pihaknya juga akan menginventarisir berbagai pihak terkait, yang memang sangat relevan dengan hasil penelitian ini, untuk  coba melakukan desiminasi lebih lanjut, dengan harapan supaya hasil penelitian ini ada tindak lanjut terutama dalam mendukung kebijakan pembangunan perikanan di Provinsi NTT. (ira)

Komentar Anda?

Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

━ Kabar Lainnya

126 Pelajar Ikut Keuaraan Atletik Walikota Cup 2026

Kupang, seputar-ntt.com - Sebanyak 126 pelajar dari 52 sekolah mengikuti Kejuaraan Atletik Walikota Cup 2026 yang berlangsung selama dua hari, yakni pada 30-31 Oktober...

Wakil Walikota Bidik Talenta Terbaik NTT, Pelatih Timnas Futsal Putri Turun Langsung di Kota Kupang

Kupang, seputarntt.com - Peluang atlet futsal putri Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya Kota Kupang, untuk menembus Tim Nasional (Timnas) Futsal Putri Indonesia terbuka melalui...

Wakil Wali Kota Kupang Dorong Pembinaan Atlet Silat Berkelanjutan di Tengah Keterbatasan Anggaran

Kupang, seputarntt.com - Pemerintah Kota Kupang bersama Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Kupang mencari solusi agar pembinaan atlet pencak silat tetap berjalan di...

Pemkot Kupang Satukan Kontingen POPDA VIII NTT, Bidik Prestasi PON 2028

Kupang, seputarntt.com - Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) VIII Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2026 bukan sekadar ajang perebutan medali, tetapi juga momentum memperkuat...

Wakil Wali Kota Kupang Hadiri HUT ke-3 SMP IL Kapten,  Dorong Kolaborasi Cetak Generasi Unggul

Kupang, seputarntt.com - Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak cukup diukur dari nilai akademik, tetapi juga...