spot_img

Penyalur Dana PIP Bukan Mitra Kerja Salah Kamar

Date:

Share:

Kupang, Seputar-ntt.com – Wakil ketua komis x DPR RI yang membidangi pendidikan menegaskan bahwa proses penyaluran dan pengawasan dana Program Indonesia Pintar (PIP) kepada siswa kurang mampu harus dilakukan mitra kerja komisi bidang pendidikan. Pasalnya, apabila dilakukan yang bukan mitra kerja kementerian pendidikan adalah menyalahi tugas dan fungsi sebagai anggota DPR RI.

“Kalau ada Program Indonesia Pintar (PIP) yang dijalankan oleh anggota DPR RI dan beliau bukan berada di komisi X. Tetapi kalau masuk ke dalam ranah yang bukan mitra kita. Ini yang salah kamar. Kita doakan kembali ke jalan yang lurus,”kata wakil ketua komisi x DPR RI H.A.R. Sutan Adil Hendra, Selasa (4/4/2018) di Kupang.

Dikatakannya, bahwa seorang anggota DPR RI dalam menjalankan tugas berpedoman pada tata tertib dan UU MD3. Kata dia, DPR diperkenanan untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat daerah pemilihannya. Namun, dalam mengefektifkan fungsi pengawasan sudah diatur sesuai mitra kerja masing – masing. Dan itu tidak boleh dicampur adukan karena ketika terjadi masalah maka yang berusan dengan hal itu adalah mitra kerja.

“Kita kan DPR itu, punya tupoksi yang jelas punya fungsi yang sangat jelas. Fungsi legislasi. Fungsi anggaran dan pengawasan. Jadi di komisi – komisi ada yang merupakan mitra – mitra kerjanya. Kalau berada di komisi X tentu mitranya pendidikan. Ya wajar menjalankan tugas apalagi menyalurkan program Indonesia Pintar. Tetapi kalau nggak di situ. Nanti kalau ada masalah – masalah dengan PIP itu. Nggak nyambung,”ujarnya.

Dirinya mencontohkan, komisi x tidak mungkin mengurusi infrastruktur karena bukan mitra kerja. Demikian pula sebaliknya. Dia berharap semua anggota DPR paham akan tugas fungsinya masing – masing sehingga dalam menjalankan pengawasan benar – benar sesuai tupoksi.

“Saya misalnya di komisi X kan nggak mungkin ngurus di Infrastruktur. Saya di komisi X, masa mengurusi komisi X. Kita sebagai anggota DPR kita harus paham betul. Tupoksi kita di mana? Mitra kerja kita di mana. Karena kita juga nanti mengalami kendala. Kendalanya apa. Begitu menemukan masalah, kita koordinasinya dengan mitra kita,”tambahnya. (Pelipus Libu Heo)

Komentar Anda?

Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

━ Kabar Lainnya

126 Pelajar Ikut Keuaraan Atletik Walikota Cup 2026

Kupang, seputar-ntt.com - Sebanyak 126 pelajar dari 52 sekolah mengikuti Kejuaraan Atletik Walikota Cup 2026 yang berlangsung selama dua hari, yakni pada 30-31 Oktober...

Wakil Walikota Bidik Talenta Terbaik NTT, Pelatih Timnas Futsal Putri Turun Langsung di Kota Kupang

Kupang, seputarntt.com - Peluang atlet futsal putri Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya Kota Kupang, untuk menembus Tim Nasional (Timnas) Futsal Putri Indonesia terbuka melalui...

Wakil Wali Kota Kupang Dorong Pembinaan Atlet Silat Berkelanjutan di Tengah Keterbatasan Anggaran

Kupang, seputarntt.com - Pemerintah Kota Kupang bersama Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Kupang mencari solusi agar pembinaan atlet pencak silat tetap berjalan di...

Pemkot Kupang Satukan Kontingen POPDA VIII NTT, Bidik Prestasi PON 2028

Kupang, seputarntt.com - Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) VIII Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2026 bukan sekadar ajang perebutan medali, tetapi juga momentum memperkuat...

Wakil Wali Kota Kupang Hadiri HUT ke-3 SMP IL Kapten,  Dorong Kolaborasi Cetak Generasi Unggul

Kupang, seputarntt.com - Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak cukup diukur dari nilai akademik, tetapi juga...