spot_img

Perda Perlindungan TKI di Lembata Belum Punya Perbup

Date:

Share:

Lewoleba, seputarntt.com – Peraturan Daerah Kabupaten Lembata No. 20 Tahun 2015 tentang Perlindungan TKI Lembata belum memiliki Peraturan Bupati atau Perbup. Hal ini diungkapkan Kepala Bagian Hukum Petrus Lobo,SH alias Piter Lobo dalam gelar diskusi bersama Migrant Care dan Yayasan Kesehatan untuk Semua (YKS) di Kantor Biro Hukum Setda Lembata, Kamis (19/5/16).

Diakui Perda 20 belum memiliki Peraturan teknis yakni Perbup, jelas Piter menampik pertanyaan Direktur Migrant Care Anis Hidaya terkait kelanjutan Perda 20 pasca penetapan pada 29 Desember 2015 lalu.  Hal ini ditengarai oleh kesigapan dinas teknis yang belum maksimal atau belum mampu merespon sesuai tupoksinya.

“Dinsosnaker kabupaten Lembata belum menyiapkan draf Perbup sesuai dengan tupoksi dinasnya. Dan sudah dilayangkan surat penyampaian ke dinas tersebut tetapi hingga saat ini belum ada respon”, ujar Piter . Proses Perbup pasca penetapan, demikian Piter, deadline waktunya hanya 1 bulan pasca penetapan. Harusnya awal Februari 2016 sudah final karena penetapan Perda 20 sudah dilakukan per 29 Desember 2015. Piter mengaku belum mengetahui persis problemnya hingga kini belum terealisir.

Walaupun demikian menurut Piter, Biro Hukum Setda Lembata akan berusaha untuk mengingatkan Dinsosnaker untuk menyiapkan draf Perbup. Jika dibandingkan dengan Perbup di beberapa Perda yang penetapannya bersamaan, justeru yang masih tertinggal hanya Perda 20 itu. Yang lainnya sudah final. Beber Piter Lobo disaksikandampingi Kasubag Zainul Lagawuri,SH.

Sementara Kadis Sosial Nakertrans Gregorius Nilan, melalui Kepala Bidang Pembinaan Perluasan dan Pengembangan Kesempatan Kerja, Polikarpus Pito KaOna alias Poli menjelaskan, keterlambatan ini disebabkan oleh tingginya beban kerja di Dinsosnaker Lembata. Alasan yang dilontarkan ini mengundang sindiran dari Direktur Migrant Care Anis Hidayah. Menurut Anis, beban kerja bukanlah alasan karena beban kerja merupakan bagian dari tugas.

Oleh karena itu, sejujurnya lanjut Poli, pihak Sosnaker Lembata masih membutuhkan dampingan dari YKS Lembata untuk menyiapkan draf Perbup. Minimal beberapa kegiatan yang dilakukan untuk mengorganisir draf Perbup sehingga harapan untuk ditindak lanjuti di tingkat desa dalam bentuk proses perdes bisa cepat tercapai, harap Poli.

Terkait dengan kendala ini, Kabag Hukum Setda Lembata, Petrus Lobo juga berjanji akan melakukan pendampingan di 6 desa di kecamatan Ile Ape Timur yakni Desa Lamatokan, Lamawolo dan Baolaliduli. Selain itu, pendampingan yang sama juga akan diberlakukan di kecamatan Ile Ape yakni di desa Beutaran, Tagawiti dan Dulitukan. Piter berjanji, Produk Perdes diharapkan sudah final di bulan Juni sehingga menjadi salah satu produk ketika launching Desa Peduli Buruh Migran (Desbumi) oleh Menteri Tenaga Kerja, Hanif Dhakiri yang rencannya akan dilaksanakan bulan Juli atau Agusutus mendatang.( Kor Sakeng/Broin Tolok)

Komentar Anda?

Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

━ Kabar Lainnya

126 Pelajar Ikut Keuaraan Atletik Walikota Cup 2026

Kupang, seputar-ntt.com - Sebanyak 126 pelajar dari 52 sekolah mengikuti Kejuaraan Atletik Walikota Cup 2026 yang berlangsung selama dua hari, yakni pada 30-31 Oktober...

Wakil Walikota Bidik Talenta Terbaik NTT, Pelatih Timnas Futsal Putri Turun Langsung di Kota Kupang

Kupang, seputarntt.com - Peluang atlet futsal putri Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya Kota Kupang, untuk menembus Tim Nasional (Timnas) Futsal Putri Indonesia terbuka melalui...

Wakil Wali Kota Kupang Dorong Pembinaan Atlet Silat Berkelanjutan di Tengah Keterbatasan Anggaran

Kupang, seputarntt.com - Pemerintah Kota Kupang bersama Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Kupang mencari solusi agar pembinaan atlet pencak silat tetap berjalan di...

Pemkot Kupang Satukan Kontingen POPDA VIII NTT, Bidik Prestasi PON 2028

Kupang, seputarntt.com - Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) VIII Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2026 bukan sekadar ajang perebutan medali, tetapi juga momentum memperkuat...

Wakil Wali Kota Kupang Hadiri HUT ke-3 SMP IL Kapten,  Dorong Kolaborasi Cetak Generasi Unggul

Kupang, seputarntt.com - Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak cukup diukur dari nilai akademik, tetapi juga...