spot_img

Piet Tallo, Kisah Pohon Kenari yang Berganti Srikaya

Date:

Share:

Kalabahi, seputarntt.com – Ada yang mengusik perasaan ketika rombongan jurnalis peliput expo Alor memasuki hutan wisata nostalia di Alor. Hutan yang dipenuhi berbagai pepohonan ini terlihat rindang dan sejuk. Yang unik dari hutan nostalgia ini adalah, setiap pengunjung yang datang wajib menanam pohon dan akan diberikan nama si penanam.

Saat memasuki kawasan hutan, pohon pertama yang menyapa pengunjung adalah pohon Yohanis Pake Pani mantan Wakil Gubernur NTT disusul Pohon Megawati Soekarno Putri, Pohon SBY, pohon Frans Lebu Raya dan sejumlah nama pejabat nasional maupun NTT. Semua pohon tersebut berjejer di sebelah kanan pintu masuk area hutan.

Yang mengusik perasaan seputarntt.com adalah sebuah prasasti yang bertuliskan nama Piet A Tallo. Disitu tertera pohon kenari yang ditanam oleh mantan Gubernur NTT dua periode ini. Nmaun yang ada buan pohon kenari melainkan pohon Srikaya atau dalam orang kupang mengenalnya dengan nama pohon Aenonak.

“Apa karena Piet Tallo sudah meninggal sehingga pohon nya juga tidak diganti oleh orang yang menjaga hutan disini. Masa hanya pohon mlik Piet Tallo saja yang mati sementara yang lain tumbuh subur” kata Pemred Suara NTT, Hiro Tuames.

Rupanya, kisah tentang pohon Piet Tallo tersebut luput dari mata para jurnals lain yang asik menimati suasana hutan sambil berfoto. Ketika didalam us disamapikan hal tersebut mereka seperti tak percaya. Untung saja kami ada tiga orang yang menjadi saksi, yakni, seputarntt.com, tabloid suara NTT dan Savana paradise.com.

Bupati Alor yang dikonfirmasi saat Galla Diner bersama para wisatawan Sail Indonesia mengaku terkejut karena tidak menyangka bahwa pohon Kenari ang ditanam Piet Tallo telah berganti menjadi pohon srikaya.

“Terimakasih sudah memberi informasi, saya akan menyuruh dinas teknis untuk segera menanam kembali pohon kenari disitu. Disana ada yang mengurus, mungkin dia tidak perhatikan,” kata Amon.(joey)

Komentar Anda?

Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

━ Kabar Lainnya

126 Pelajar Ikut Keuaraan Atletik Walikota Cup 2026

Kupang, seputar-ntt.com - Sebanyak 126 pelajar dari 52 sekolah mengikuti Kejuaraan Atletik Walikota Cup 2026 yang berlangsung selama dua hari, yakni pada 30-31 Oktober...

Wakil Walikota Bidik Talenta Terbaik NTT, Pelatih Timnas Futsal Putri Turun Langsung di Kota Kupang

Kupang, seputarntt.com - Peluang atlet futsal putri Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya Kota Kupang, untuk menembus Tim Nasional (Timnas) Futsal Putri Indonesia terbuka melalui...

Wakil Wali Kota Kupang Dorong Pembinaan Atlet Silat Berkelanjutan di Tengah Keterbatasan Anggaran

Kupang, seputarntt.com - Pemerintah Kota Kupang bersama Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Kupang mencari solusi agar pembinaan atlet pencak silat tetap berjalan di...

Pemkot Kupang Satukan Kontingen POPDA VIII NTT, Bidik Prestasi PON 2028

Kupang, seputarntt.com - Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) VIII Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2026 bukan sekadar ajang perebutan medali, tetapi juga momentum memperkuat...

Wakil Wali Kota Kupang Hadiri HUT ke-3 SMP IL Kapten,  Dorong Kolaborasi Cetak Generasi Unggul

Kupang, seputarntt.com - Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak cukup diukur dari nilai akademik, tetapi juga...