spot_img

Polres Alor Gelar Rapat Kesiapan Perdamaian Pasca Tawuran Pemuda Watatuku dan Mola

Date:

Share:

Kalabahi, seputarntt.com – Dalam rangka menciptakan situasi kondusif pasca tawuran antara pemuda Watatuku dan Mola, Kelurahan Welai Timur, Kecamatan Teluk Mutiara, Polres Alor menggelar rapat kesiapan perdamaian di Aula Bhara Daksa, Senin, 31/3/2025 siang.

Kegiatan ini dipimpin langsung Kapolres Alor AKBP Nur Azhari, S.H., didampingi Wakapolres KOMPOL Jeri Samzon Puling, A.Md., S.H., serta Asisten I Sekda Alor M. Ridwan Nampira, S.Sos.

Hadir pula sejumlah pejabat daerah, perwakilan tokoh agama, tokoh adat, serta tokoh pemuda dari kedua belah pihak.

Dalam arahannya, Kapolres menekankan pentingnya mencari solusi bersama demi terciptanya perdamaian yang berkelanjutan.

“Kita harus memastikan bahwa setelah perdamaian ini, tidak ada lagi tawuran lanjutan. Semua yang hadir disini adalah tokoh kunci, sehingga hasil rapatnya bisa disampaikan kepada seluruh pemuda dari kedua kampung,” ujarnya.

Asisten I Sekda Alor, M. Ridwan Nampira menambahkan, permasalahan ini bermula dari kesalahpahaman sehingga ada ketulusan dari proses perdamaian ini, bukan sekadar seremoni.

“Kami harapkan segera ada kesepakatan mengenai waktu, tempat, dan mekanisme perdamaian,” tegasnya.

Sementara Camat Teluk Mutiara, Nikodemus Alofani, S.E., juga mendorong agar kedua belah pihak bisa saling memaafkan.

“Mereka sebenarnya masih bersaudara. Perdamaian ini harus dilakukan secepatnya agar masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan tenang,” ungkapnya.

Dikesempatan ini, Lurah Welai Timur, Timotius Malaioni juga berharap, permasalahan ini dapat segera difasilitasi oleh pemerintah daerah dan kepolisian.

Senada juga disampaikan Ketua Majelis GMIT Diaspora Padakika, Pdt. Uria Meri Rona Salmau, S.Th., yang menyebut jika kedua belah pihak telah bersepakat untuk menentukan waktu pertemuan perdamaian.

Mewakili kedua kampung yang bertikai, ketua lingkungan II Mola dan tokoh pemuda Watatuku sama-sama menyampaikan kesiapan untuk berdamai.

Mereka meminta proses perdamaiannya harus menggunakan hukum adat sehingga kejadian ini tidak terulang, serta menginginkan adanya proses hukum sehingga ada efek jera.

Dipertemuan ini, salah satu tokoh masyarakat, Siluman Mansari menyoroti penyebab utama pertikaian, yaitu minuman keras.

“Saya meminta agar para orang tua lebih mengawasi anak-anaknya dan tokoh agama terus memberikan pembinaan melalui suara gembala di gereja,” tegas Mansari.

Rapat menghasilkan kesepakatan, kedua belah pihak akan berdamai dengan lokasi perdamaian di Kantor Lurah Welai Timur.

Waktu pelaksanaan akan ditentukan oleh Camat dan Lurah. Pada Selasa (1/4/2025), akan digelar rapat internal antara pemerintah kelurahan dan kedua belah pihak untuk membahas mekanisme perdamaian. Sementara itu, pada Rabu (2/4/2025), akan dilakukan rapat lanjutan di Polres Alor.

Sebagai langkah akhir, Kapolres Alor, Wakapolres, Asisten I Sekda, serta perwakilan tokoh agama, adat, dan pemuda dari Watatuku dan Mola membuat video imbauan yang disampaikan oleh Camat Teluk Mutiara.

Imbauan ini bertujuan untuk mengajak masyarakat menjaga perdamaian hingga proses rekonsiliasi resmi dilaksanakan. (*)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Komentar Anda?

Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

━ Kabar Lainnya

126 Pelajar Ikut Keuaraan Atletik Walikota Cup 2026

Kupang, seputar-ntt.com - Sebanyak 126 pelajar dari 52 sekolah mengikuti Kejuaraan Atletik Walikota Cup 2026 yang berlangsung selama dua hari, yakni pada 30-31 Oktober...

Wakil Walikota Bidik Talenta Terbaik NTT, Pelatih Timnas Futsal Putri Turun Langsung di Kota Kupang

Kupang, seputarntt.com - Peluang atlet futsal putri Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya Kota Kupang, untuk menembus Tim Nasional (Timnas) Futsal Putri Indonesia terbuka melalui...

Wakil Wali Kota Kupang Dorong Pembinaan Atlet Silat Berkelanjutan di Tengah Keterbatasan Anggaran

Kupang, seputarntt.com - Pemerintah Kota Kupang bersama Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Kupang mencari solusi agar pembinaan atlet pencak silat tetap berjalan di...

Pemkot Kupang Satukan Kontingen POPDA VIII NTT, Bidik Prestasi PON 2028

Kupang, seputarntt.com - Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) VIII Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2026 bukan sekadar ajang perebutan medali, tetapi juga momentum memperkuat...

Wakil Wali Kota Kupang Hadiri HUT ke-3 SMP IL Kapten,  Dorong Kolaborasi Cetak Generasi Unggul

Kupang, seputarntt.com - Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak cukup diukur dari nilai akademik, tetapi juga...