spot_img

Polres Belu Amankan 5000 Liter BBM Subsidi

Date:

Share:

Atambua,seputarntt.com – Praktek penimbunan dan penyelundupan BBM  yang dilakukan sejumlah oknum warga tertentu di wilayah  Kabupaten  Belu dan  Malaka yang terjadi selama ini terus menjadi perhatian serius Kapolres Belu, AKBP. Raja Sinambela dan jajarannya. Terbukti, selama satu pekan terakhir aksi penertiban BBM  yang dilakukan  aparat  Polres Belu berhasil mengamankan  5000 liter BBM berupa solar dan premium dari praktek bisnis gelap di wilayah yang berbatasan langsung dengan negara Republik Demokratik Timor Leste (RDTL).
“BBM subsidi yang disiapkan pemerintah bagi masyarakat Kabupaten Belu dan Malaka harus dimanfaatkan  oleh masyarakat setempat sesuai  aturan yang berlaku. Jadi, kalau ada warga yang menyalahgunakan  BBM subsidi pasti kami tindak sesuai mekanisme aturan hukum yang berlaku,”tegas Kapolres Belu, AKBP. Raja Sinambela di Atambua, Rabu (12/11/2014).

Dijelaskan, 5000 liter  BBM bersubsidi yang diamankan di markas Polres Belu saat ini merupakan barang bukti BBM penimbunan dan maupun penyelundupan  yang disita dari sejumlah pelaku tindak kejahatan BBM di wilayah itu. Saat ini masih dalam proses penyidikan oleh tim penyidik Reskrim Polres Belu.
“Siapapun dia termasuk anggota saya, kalau terbukti melakukan tindak kejahatan akan diproses hukum sesuai aturan hukum yang berlaku. Dimata hukum  tidak ada yang kebal hukum,”tandas Sinambela.

Dia berjanji akan  memperketat pengawasan dan pengamanan pelayanan BBM di semua SPBU yang ada di wilayah kerjanya. Jika selama ini  hanya dua anggota yang ditempatkan di setiap SPBU, maka kedepan akan menambah jumlah anggotanya guna menekan angka penyelewengan BBM subsidi.
“Kalau ada anggota saya yang main-main  dalam melaksanakan tugas di SPBU segera laporkan kepada saya, biar  saya langsung ambil  tindak tegas kepada anggota yang bersangkutan,”katanya.

Kedepan, dirinya meminta seluruh elemen masyarakat di wilayah kerjanya untuk membantu  mengawasi penggunaan BBM bersubsidi di wilayah  Belu dan Malaka. Alasanya pihaknya mengalami keterbatasan personil untuk  mengawasi penggunaan BBM terutama kendaraan roda dua bertanki jumbo yang selama ini  berulang kali  keluar masuk SPBU untuk mengisi BBM di SPBU.
“BBM yang setiap hari  masuk SPBU sebenarnya cukup banyak, tapi  hanya dalam waktu dua jam saja sudah habis karena ulah sepeda motor tanki besar  tertentu yang kerjanya masuk keluar SPBU untuk isi BBM. Informasi ini kami sudah rekam, tinggal kami tingkatkan pengawasan dan penertiban di semua SPBU,”ujar Kapolres (Parada)

Komentar Anda?

Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

━ Kabar Lainnya

126 Pelajar Ikut Keuaraan Atletik Walikota Cup 2026

Kupang, seputar-ntt.com - Sebanyak 126 pelajar dari 52 sekolah mengikuti Kejuaraan Atletik Walikota Cup 2026 yang berlangsung selama dua hari, yakni pada 30-31 Oktober...

Wakil Walikota Bidik Talenta Terbaik NTT, Pelatih Timnas Futsal Putri Turun Langsung di Kota Kupang

Kupang, seputarntt.com - Peluang atlet futsal putri Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya Kota Kupang, untuk menembus Tim Nasional (Timnas) Futsal Putri Indonesia terbuka melalui...

Wakil Wali Kota Kupang Dorong Pembinaan Atlet Silat Berkelanjutan di Tengah Keterbatasan Anggaran

Kupang, seputarntt.com - Pemerintah Kota Kupang bersama Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Kupang mencari solusi agar pembinaan atlet pencak silat tetap berjalan di...

Pemkot Kupang Satukan Kontingen POPDA VIII NTT, Bidik Prestasi PON 2028

Kupang, seputarntt.com - Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) VIII Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2026 bukan sekadar ajang perebutan medali, tetapi juga momentum memperkuat...

Wakil Wali Kota Kupang Hadiri HUT ke-3 SMP IL Kapten,  Dorong Kolaborasi Cetak Generasi Unggul

Kupang, seputarntt.com - Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak cukup diukur dari nilai akademik, tetapi juga...