spot_img

Walikota Kupang Ke Luar Negeri Bukan Urusan Urgen

Date:

Share:

Kupang, Seputar NTT.com – Permintaan anggaran mendahului sidang perubahan APBD oleh pemerintah Kota Kupang sebesar Rp.281 Juta  yang akan digunakan untuk kepentingan Wali Kota Kupang mengikuti penyelenggaraan Program Executive tahun 2013 di Universitas Harvard Kennedy School di Amerika Serikat, dinilai bukan urusan urgen. Hal ini dikatakan Anggota DPR Kota Kupang, Niko Frans, Jumat (30/8) di gedung DPRD Kota Kupang.
Ia mengaku heran dengan sikap pemerintah yang sepertinya terburu-buru sampai tidak melewati mekanisme yang seharusnya, padahal masalah itu bukan masalah urgen yang perlu mendapat prioritas.
“Saya baru mendapat kabar bahwa di SMP Negeri 10 banyak yang duduk di lantai dalam mengikuti Kegiatan belajar mengajar karena ketiadaan perangkat meubeler di sekolah itu. Tapi pemerintah tidak pernah mengajukan untuk penggunaan anggaran mendahului, tapi untuk kegiatan jalan-jalan seperti ini, pemerintah kok terburu-buru mengajukan permintaan penyetujuan anggaran mendahului, bahkan tidak lewat mekanisme yang seharusnya,” kata Niko Frans.
Dia mengatakan, sebagai anggota banggar dirinya tidak akan menyetujui permintaan anggaran mendahului oleh pemerintah kota kupang, jika mereka tidak menyertakan rincian penggunaan anggaran mendahului untuk pengadaan meubeler bagi SMP Negeri 10.
“Masih banyak masalah pendidikan yang belum juga terselesaikan oleh pemerintah dan itu dibutuhkan penanganan cepat, sementara pemerintah lebih santai dan memprioritaskan anggaran untuk jalan-jalan,” katanya.
Niko berharap, masalah pendidikan khususnya pemenahan akan meubeler di SMP 10  ini harus bisa juga diprioritas, jika tidak dirinya tidak akan setuju walaupun anggota lain menyetujuinya
“Jika anggaran meubeler untuk sekolah SMP 10 tidak diprioritaskan, maka saya tidak akan setuju anggaran untuk walikota pergi luar negeri, walaupun  dari semua anggota Banggar DPRD mau menyetujui anggaran untuk Walikota pergi keluar negeri,” katanya.
Niko meminta,  pemerintah harus menyertakan permintaan anggaran mendahului untuk pengadaan meubeler. Jika tidak diajukan secara bersamaan maka dirinya akan menolak pengajuan untuk wali kota ke Amerika. (Joey)

Komentar Anda?

Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

━ Kabar Lainnya

126 Pelajar Ikut Keuaraan Atletik Walikota Cup 2026

Kupang, seputar-ntt.com - Sebanyak 126 pelajar dari 52 sekolah mengikuti Kejuaraan Atletik Walikota Cup 2026 yang berlangsung selama dua hari, yakni pada 30-31 Oktober...

Wakil Walikota Bidik Talenta Terbaik NTT, Pelatih Timnas Futsal Putri Turun Langsung di Kota Kupang

Kupang, seputarntt.com - Peluang atlet futsal putri Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya Kota Kupang, untuk menembus Tim Nasional (Timnas) Futsal Putri Indonesia terbuka melalui...

Wakil Wali Kota Kupang Dorong Pembinaan Atlet Silat Berkelanjutan di Tengah Keterbatasan Anggaran

Kupang, seputarntt.com - Pemerintah Kota Kupang bersama Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Kupang mencari solusi agar pembinaan atlet pencak silat tetap berjalan di...

Pemkot Kupang Satukan Kontingen POPDA VIII NTT, Bidik Prestasi PON 2028

Kupang, seputarntt.com - Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) VIII Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2026 bukan sekadar ajang perebutan medali, tetapi juga momentum memperkuat...

Wakil Wali Kota Kupang Hadiri HUT ke-3 SMP IL Kapten,  Dorong Kolaborasi Cetak Generasi Unggul

Kupang, seputarntt.com - Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak cukup diukur dari nilai akademik, tetapi juga...