spot_img

Warga Hawu Mehara : Kami Butuh Embung Pak Bupati

Date:

Share:

Seba, seputarntt.com – Warga Desa Tanajawa, Kecamatan Hawu Mehara menyampaikan kebutuhan mereka terhadap sebuah embung sangat penting. Pasalnya, warga desa tersebut sangat kesulitan air, apalagi di saat musim kemarau seperti ini.

“Kami sangat membutuhkan embung pak Bupati. Kami juga sudah menyiapkan lokasi untuk pembangunan embung, karena selama ini kami sangat kesulitan air,” kata Soleman Padji Lomi, kepada Bupati Sabu Raijua yang melakukan kunjungan kerja ke wilayah tersebut, Kamis, (29/10/2015).

Dia mengatakan, masyarakat sangat meridukan embung-embung karena sudah melihat secara langsung bagimana manfaatnya ketika musim kemarau tiba. “Kami sudah lihat mebung Guriola yang sampai sekarang airnya masih banyak. Kami minta Pak bupati bisa mendengar keluhan kami,” ungkap Padji Lomi.

Bupati Sabu Raijua Marthen Dira Tome menyambut baik permintaan masyarakat Tanajawa yang meminta pembangunan embung. Untuk itu, dirinya meminta agar masyarakat melepaskan tanah mereka bagi pembangunan embung. “Jangan sampai masih ada segelintir orang yang tidak mau ada pembangunan dan akhirnya terjadi masalah dan memperlambat proses pembangunan,” pinta Dira Tome yang saat itu didampingi Wakil Bupati, Nikodemus Rihi Heke.

Dijelaskannya bahwa saat ini pemerintah sedang membangun empat buah embung besar di Kecamatan Hawu Mehara dan semua alat berat sudah standby dilokasi untuk memulai pekerjaan embung. Dengan demikian, maka diharapkan agar tahun depan, kekringan yang melanda Sabu Raijua, bisa teratasi.

“Itulah yang dipikirkan dan saat ini Pak Menteri terlalu percaya dengan yang kami presentasikan sekalipun waktu sudah mau habis (tinggal dua bulan) dia bilang sama saya, saya tambah 10 buah embung yang kecil dan dibangun di Hawu Mehara sini beberapa dan ditambah 1 lagi yang besar di bangun di Liae namanya Embung Ma Are Punoa”katanya.

Wakil Bupati, Nikodemus Rihi Heke pada kesempatan yang sama mengatakan, kunjungan kerja yang dilakukan bertujuan untuk lebih dekat dengan masyarakat sehingga mengetahui apa yang dibutuhkan sekaligus mendengar usul saran dari masyarakat untuk pembangunan kedepan.

“Tugas pemerintah adalah bagimana melakukan pembangunan dan menjawab kebutuhan masyarakat. Untuk itu perlu kesamaan persepsi dan semangat dalam membangunan Sabu Raijua yang lebih baik kedepan,” ungkap Rihi Heke.

Dirinya percaya bahwa masyarakat di Kecamatan Hawu Mehara memiliki semangat dan etos kerjanya tinggi. “Masyarakat disini adalah masyarakat yang rajin. Tidak ada yang gratis tanpa berucucran keringat. Untuk itu jangan terprovokasi dengan rayuan yang membuat orang malas bekerja karena semua nanti serba gratis,” pungkasnya. (ama)

Komentar Anda?

Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

━ Kabar Lainnya

126 Pelajar Ikut Keuaraan Atletik Walikota Cup 2026

Kupang, seputar-ntt.com - Sebanyak 126 pelajar dari 52 sekolah mengikuti Kejuaraan Atletik Walikota Cup 2026 yang berlangsung selama dua hari, yakni pada 30-31 Oktober...

Wakil Walikota Bidik Talenta Terbaik NTT, Pelatih Timnas Futsal Putri Turun Langsung di Kota Kupang

Kupang, seputarntt.com - Peluang atlet futsal putri Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya Kota Kupang, untuk menembus Tim Nasional (Timnas) Futsal Putri Indonesia terbuka melalui...

Wakil Wali Kota Kupang Dorong Pembinaan Atlet Silat Berkelanjutan di Tengah Keterbatasan Anggaran

Kupang, seputarntt.com - Pemerintah Kota Kupang bersama Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Kupang mencari solusi agar pembinaan atlet pencak silat tetap berjalan di...

Pemkot Kupang Satukan Kontingen POPDA VIII NTT, Bidik Prestasi PON 2028

Kupang, seputarntt.com - Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) VIII Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2026 bukan sekadar ajang perebutan medali, tetapi juga momentum memperkuat...

Wakil Wali Kota Kupang Hadiri HUT ke-3 SMP IL Kapten,  Dorong Kolaborasi Cetak Generasi Unggul

Kupang, seputarntt.com - Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak cukup diukur dari nilai akademik, tetapi juga...