spot_img

Dana Opersional RT/RW bukan Untuk Kepentingan Pribadi

Date:

Share:

Kupang, Seputar-ntt.com- Dana bantuan opresional bagi Rukun Tentangga (RT) dan Rukun Warga (RW),bukan untuk  kepentingan pribadi. Demikian dikatakan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Kota (BPMK)  Kupang, Drs. Felisberto Amaral kepada wartawan di kantornya, Rabu (5/8/2015).

Menurutnya, dana yang diberikan bagi para RT dan RW tersebut untuk meningkatkan peran RT dan RW dalam rangka pemberdayaan masyarakat. Selain itu, untuk memperlancar kegiatan operasional RT dan RW dan mendorong partispasi masyarakat untuk memelihara dan membangun wilayah.

“Tujuan dana operasional tersebut diebriakan untuk tiga hal yang dimaksud tersebut,bukan untuk urusan pribadi,sebab semua penggunaan dana operasional ini Rt dan RW  wajib menyampaikan  laporan pertanggungjawaban penggunaan bantuan biaya operasional tersebut,” katanya.

Amaral menambahkan, Para Camat sebagai kepala wilayah akan melakukan pengawasan terhadap para RT dan RW yang menerima dana ini. Dengan demikian dana tersebut tidak dimanfaatkan untuk semat-mata kepentingan pribadi.

“Selain pengawasan oleh lurah,kami dari  Badan Pemberdayaan Masyarakat Kota Kupang juga melakukan monitoring dan evaluasi atas pelaksanaan penggunaan dan pemanfaatan bantuan tersebut,” ujarnya.

Amaral menambahkan, total alokasi bantuan dana operasional untuk enam kecamatan antara lain, 310 posyandu balita dengan total Rp 1.550.000.000, 130 posyandu lansia dengan total Rp 390.000.000 serta 315 dasawisma dengan total Rp 630.000.000. Sementara untuk 51 LPM senilai Rp 255.000.000, dan 1298 RT dengan total dana Rp 3.894.000.000 serta 421 RW dengan total dana Rp 1.157.750.000.

Sementara itu Wakil Ketua II DPRD Kota Kupang, Teny Medah mengatakan, DPRD sangat mendukung apa yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kota Kupang dengan memberikan dana bantuan opresional bagi RT dan RW. Untuk itu, dana yang diberikan tersebut harus betul dikelola secara baik sesuai dengan petunjuk teknis yang ada.

Dalam petunjuk teknis diatur, dana operasional bagi para RT dan RW dimanfaatkan untuk pertemuan bersama warga dalam menyampaikan program pemerintah kota atau kegiatan apa yang membangun wilayah tersebut.

“Saat ini banyak orang yang berlomba ingin jadi RT karena ada dana tersebut, sehingga pemerintah perlu melakukan pengawasan secara ketat. Banyak warga yang tidak mengatahui program pemerintah, karena  RT yang tidak menyampaikan ke masyarakat,” ungkapnya.

Program pemerintah baru diketahui masyarakat, tambah Medah, saat DPRD melakukan kunjungan atau reses baru memberitahu adanya program pemerintah seperti ini untuk ini baru diketahui masyarakat. Untuk hal seperti tingkat pengawasan terhadap RT dan RW menjadi perhatian penting bagi pemerintah guna mendorong Lurah lebih aktif melakukan pengawasan.

Selain itu masyarakat juga memilki peran melakukan pengawasan tersehdap para RT masing ,jika dana yang sudah diterima dan tidak melakukan kegiatan maka segera melaporkan, karena RT dipilih warga. (riflan hayon)

Komentar Anda?

Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

━ Kabar Lainnya

126 Pelajar Ikut Keuaraan Atletik Walikota Cup 2026

Kupang, seputar-ntt.com - Sebanyak 126 pelajar dari 52 sekolah mengikuti Kejuaraan Atletik Walikota Cup 2026 yang berlangsung selama dua hari, yakni pada 30-31 Oktober...

Wakil Walikota Bidik Talenta Terbaik NTT, Pelatih Timnas Futsal Putri Turun Langsung di Kota Kupang

Kupang, seputarntt.com - Peluang atlet futsal putri Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya Kota Kupang, untuk menembus Tim Nasional (Timnas) Futsal Putri Indonesia terbuka melalui...

Wakil Wali Kota Kupang Dorong Pembinaan Atlet Silat Berkelanjutan di Tengah Keterbatasan Anggaran

Kupang, seputarntt.com - Pemerintah Kota Kupang bersama Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Kupang mencari solusi agar pembinaan atlet pencak silat tetap berjalan di...

Pemkot Kupang Satukan Kontingen POPDA VIII NTT, Bidik Prestasi PON 2028

Kupang, seputarntt.com - Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) VIII Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2026 bukan sekadar ajang perebutan medali, tetapi juga momentum memperkuat...

Wakil Wali Kota Kupang Hadiri HUT ke-3 SMP IL Kapten,  Dorong Kolaborasi Cetak Generasi Unggul

Kupang, seputarntt.com - Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak cukup diukur dari nilai akademik, tetapi juga...